Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
13 Juni 2026 | 16:49 WIB
Daerah

Membangun Kemandirian Ekonomi Melalui Semangat Pengusaha Muda

IMG_2
Presiden Prabowo menyampaikan sambutan di Munas HIPMI (Foto: Surau.ID/Ist).

 

BANDAR LAMPUNG (Surau.ID) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa melalui berbagai program strategis yang pro-rakyat. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Di hadapan para pengusaha muda, Presiden menekankan bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan generasi muda dalam mengelola potensi pasar domestik yang luas, agar tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri, tetapi menjadi pelaku utama yang menentukan arah ekonomi nasional.

Pemerintah menyadari bahwa menciptakan iklim usaha yang sehat merupakan fondasi utama bagi kemajuan ekonomi. Oleh karena itu, penegakan hukum yang konsisten menjadi prioritas utama. Kepastian hukum bukan sekadar regulasi formalitas, melainkan jaminan bagi para pelaku usaha untuk berinovasi dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Dalam pandangan Presiden, pengusaha muda adalah penggerak roda ekonomi yang membutuhkan ekosistem yang kondusif agar mampu bersaing di kancah global tanpa kehilangan jati diri nasionalismenya. Kedisiplinan dalam menjalankan roda bisnis harus selaras dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

 

Ketahanan Pangan dan Energi sebagai Pilar Utama

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian dan tantangan iklim dunia, Indonesia patut bersyukur atas keberhasilan mencapai swasembada pangan. Saat banyak negara dunia menghadapi krisis pangan yang cukup memprihatinkan, Indonesia mampu menunjukkan kekuatannya dalam menjaga stabilitas pasokan bagi rakyat. Keberhasilan ini menjadi modal dasar yang sangat berharga untuk menatap tantangan di masa depan. Ketahanan pangan adalah kunci dari kedaulatan sebuah negara yang merdeka, dan hal ini telah dibuktikan dengan ketangguhan Indonesia di tengah gejolak ekonomi dunia yang menuntut kemandirian.

Selain pangan, pemerintah saat ini tengah berakselerasi untuk mewujudkan swasembada energi. Presiden menyatakan optimisme yang tinggi bahwa dalam waktu tiga tahun ke depan, Indonesia akan memiliki ketahanan energi yang sangat kuat. Upaya ini bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan domestik, melainkan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada pihak luar dan memastikan bahwa denyut nadi industri nasional tetap terjaga dengan pasokan energi yang mandiri dan berkelanjutan. Kemandirian energi akan menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan industri yang lebih masif di masa depan.

 

Hilirisasi untuk Kedaulatan Ekonomi Nasional

Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mendorong industrialisasi melalui kebijakan hilirisasi. Fokus utamanya adalah memastikan kekayaan alam Indonesia diolah oleh tangan-tangan anak bangsa sendiri, sehingga nilai tambahnya memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat luas. Presiden menegaskan bahwa industrialisasi adalah peluang emas bagi pengusaha muda untuk bangkit dan menguasai pasar domestik. Inilah saatnya putra-putri bangsa menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri, bukan sekadar menjadi pasar bagi produk-produk asing yang membanjiri negeri.

Sebagai penutup, Presiden mengajak seluruh pemimpin muda untuk terus menanamkan budaya kerja yang nasionalis namun tetap mengedepankan semangat gotong royong. Pembangunan nasional bukanlah pekerjaan individual, melainkan upaya kolektif yang membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha. Dengan memadukan semangat inovasi dan kepatuhan terhadap hukum, Indonesia diyakini akan menjadi negara yang semakin diperhitungkan di kancah dunia, serta mampu membawa kemakmuran yang merata bagi seluruh masyarakat dari berbagai lapisan.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id