Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
23 Juni 2026 | 00:45 WIB
Nasional

PB PMII Gelar Aksi Nasional, Desak Evaluasi Kabinet Merah Putih

IMG 88
Kader PMII bersatu suarakan aspirasi rakyat (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) — Ribuan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang berlangsung serentak di lebih dari 300 titik di seluruh Indonesia pada 22–24 Juni 2026.

Respons atas Rapor Merah Pemerintah

Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro, menyatakan bahwa aksi bertajuk “Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran” ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen kontrol sosial. Menurutnya, terdapat banyak catatan rapor merah dan ketidakjelasan arah kebijakan pada Kabinet Merah Putih yang menuntut peran nyata mahasiswa.

“Panggilan sejarah kembali memanggil kita. Menumpuknya persoalan dan arah kebijakan yang tidak jelas menuntut peran nyata mahasiswa,” ujar Cokro. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan serangan personal, melainkan partisipasi konstruktif untuk mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan agar kembali berpihak kepada rakyat.

Lima Tuntutan Utama PMII

Dalam aksi tersebut, PB PMII menyampaikan lima tuntutan krusial kepada pemerintah dan DPR:

  1. Penegakan Pasal 33 UUD 1945: Mewujudkan keadilan ekonomi agar kekayaan negara dikelola demi kemakmuran rakyat.
  2. Pemulihan Kepercayaan Publik: Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
  3. Kemandirian Ekonomi: Memastikan pembangunan dan kebijakan ekonomi berpihak pada masyarakat luas.
  4. Evaluasi Struktur Kabinet: Melakukan reshuffle dan efisiensi kabinet berbasis pada kompetensi dan kapasitas pejabat.
  5. Prioritas Kesejahteraan: Mereset Badan Gizi Nasional, membubarkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta menempatkan kesejahteraan guru sebagai prioritas nasional.

Komitmen Kawal Reformasi

PMII memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan guru yang dinilai masih tertinggal. Mereka mendesak pemerintah memberikan penghasilan layak, perlindungan profesi, dan kebijakan yang menjamin martabat tenaga pendidik di seluruh penjuru negeri.

PB PMII menyatakan akan terus mengonsolidasikan gerakan kader selama rangkaian aksi berlangsung hingga 24 Juni mendatang. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk bersatu mengawal proses evaluasi pemerintahan secara kritis, tertib, dan bermartabat demi menjaga arah perjalanan bangsa.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id