SURABAYA (Surau.ID) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menghadiri lokakarya di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang membahas optimalisasi kolaborasi pentahelix ini bertujuan mendorong kesetaraan gender serta keterlibatan perguruan tinggi dalam mengakselerasi pencapaian target SDGs.
Perguruan tinggi memiliki posisi strategis untuk menjawab tantangan pembangunan melalui pendidikan, riset, serta pengabdian masyarakat yang inklusif bagi perempuan.
Keterkaitan Pendidikan dan Kemiskinan
Akses pendidikan dan ekonomi yang setara bagi perempuan diyakini mampu memperkuat ketahanan keluarga serta mencegah maraknya praktik perkawinan anak.
Langkah pengarusutamaan gender harus diterapkan sejak perencanaan hingga pengawasan agar seluruh program pembangunan berdampak adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi Pentahelix Demi Kesejahteraan
Kemen PPPA mendorong penguatan Ruang Bersama Indonesia sebagai wadah lintas sektor untuk memetakan persoalan hingga mengukur dampak kebijakan secara tepat.
“Ketika perempuan memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang, mereka memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujar Arifah Fauzi, Menteri PPPA.
Komitmen bersama ini diharapkan dapat melahirkan program nyata yang tidak hanya berhenti pada pertukaran gagasan.
Melalui riset akademik dan keberpihakan kebijakan, sinergi ini menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman serta memberdayakan bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia.