JAKARTA (Surau.ID) – Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih dari 57 juta penerima manfaat hingga akhir September 2026.
Pemerintah memperketat standar keamanan pangan dengan menutup sementara 1.276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang belum bersertifikat laik higiene sanitasi.
Penyaluran program prioritas ini didukung oleh puluhan ribu SPPG yang tersebar di 38 provinsi seluruh Indonesia.
Realisasi Anggaran dan Target Perluasan 2027
Realisasi anggaran program MBG telah mencapai Rp153,2 triliun dari total pagu APBN sebesar Rp229 triliun.
Pada tahun 2027 mendatang, pemerintah menargetkan perluasan jangkauan program hingga menyasar lebih dari 72,4 juta penerima manfaat.
Penambahan infrastruktur layanan juga gencar dilakukan, termasuk meresmikan sembilan unit SPPG baru di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Uji Coba Penyajian Sistem Prasmanan
Selain memperketat higiene, pemerintah mulai menguji coba sistem penyajian prasmanan di berbagai daerah untuk memitigasi potensi kendala lapangan.
“Jadi, kami ingin piloting ini betul-betul prima. Kami bisa lihat dan mitigasi semua persoalannya, bisa kita atasi, baru kemudian kita secara bertahap,” ujar Sudaryono, Kepala BGN.
Langkah tegas dan inovasi penyajian ini diharapkan mampu menjaga kualitas gizi serta keamanan pangan bagi anak-anak Indonesia.