ACEH (Surau.ID) – Dua santri Dayah Insan Qur’ani, Rizqa Aufa dan Kayyisa Farras, berhasil lolos Seleksi Nasional Penerima Beasiswa Kerajaan Maroko tahun 2026 setelah melewati tahapan seleksi yang ketat.
Rizqa Aufa dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa utama, sementara Kayyisa Farras berhasil menembus seleksi sebagai penerima beasiswa cadangan. Keberhasilan ini diraih melalui program yang diselenggarakan Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Konsorsium Pusat Bahasa PTKI.
Proses seleksi nasional tersebut mencakup verifikasi administrasi, Computer Based Test (CBT) Bahasa Arab, serta tahap wawancara mendalam yang dilaksanakan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Tahapan Seleksi yang Kompetitif
Seleksi ini menguji kemampuan akademik serta kompetensi non-akademik, seperti hafalan Al-Qur’an, kemampuan qira’atul kutub, kemahiran berbahasa Arab, hingga wawasan keislaman dan moderasi beragama. Penilaian akhir ditentukan berdasarkan akumulasi 60 persen nilai CBT dan 40 persen nilai wawancara.
Persaingan dalam program beasiswa ini sangat ketat dengan jumlah peminat yang besar dari seluruh Indonesia, sehingga keberhasilan kedua santri tersebut menjadi bukti kualitas pendidikan santri Dayah Insan Qur’ani dalam skala nasional.
Harapan Bagi Masa Depan Santri
Pimpinan Dayah Insan Qur’ani, Ust. H. Muzakkir Zulkifli, S.Ag., berharap capaian ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus memperdalam ilmu agama dan bahasa Arab agar dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi bertaraf internasional.
“Prestasi ini patut disyukuri karena Beasiswa Kerajaan Maroko merupakan salah satu program beasiswa yang memiliki tingkat persaingan sangat tinggi dengan jumlah peminat yang besar dari seluruh Indonesia,” ujar Ust. H. Muzakkir Zulkifli, S.Ag., Pimpinan Dayah Insan Qur’ani.
Keberhasilan Rizqa dan Kayyisa ini mengikuti jejak para senior dari Dayah Insan Qur’ani yang sebelumnya telah menempuh pendidikan di Maroko. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal mereka untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa di masa depan.