Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
12 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Nasional

Dari Konflik hingga Demokrasi, BRIN Bedah Dinamika Islam di Asia Tenggara

Gedung BRIN
Gedung BRIN Tangerang Selatan. {Foto: BRIN}

 

JAKARTA (Surau.ID) — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Kewilayahan (PRW) meluncurkan buku internasional Islam, Conflict, and Political Transformation in Southeast Asia terbitan Springer pada 2026. Buku tersebut mengkaji hubungan agama, konflik, dan perubahan politik di Asia Tenggara melalui sejumlah studi kasus di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

BRIN memperkenalkan buku hasil kolaborasi akademik tersebut dalam seminar yang berlangsung di Auditorium Lantai 1 Gedung Widya Graha, BRIN Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Sarwono Prawirohardjo, Jakarta, Senin (10/8). Agenda ini sekaligus menjadi forum untuk membahas perkembangan studi Islam dan politik di kawasan Asia Tenggara.

Periset PRW BRIN sekaligus salah satu editor buku, Ahmad Nuril Huda, mengatakan publikasi tersebut menggunakan pendekatan multidisiplin untuk melihat bagaimana agama berinteraksi dengan konflik dan perubahan politik di kawasan.

“Asia Tenggara merupakan kawasan dengan tingkat keberagaman agama, etnis, dan budaya yang sangat tinggi. Dalam konteks tersebut, agama tidak hanya hadir sebagai identitas sosial, tetapi juga berperan dalam proses pembentukan perdamaian, penyelesaian konflik, hingga transformasi politik. Buku ini berupaya menjelaskan dinamika tersebut melalui berbagai studi kasus yang disusun berdasarkan temuan-temuan empiris dari para peneliti lintas negara,” jelas Nuril.

Buku yang terbit pada April 2026 itu melibatkan 16 penulis dari berbagai institusi di Indonesia dan luar negeri. Ahmad Suaedy, James Hoesterey, Amin Mudzakkir, dan Ahmad Nuril Huda bertindak sebagai editor.

Para penulis mengembangkan kajian tersebut dalam 14 bab dengan membahas berbagai dinamika hubungan agama, konflik, dan transformasi politik. Pemilihan Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina sebagai lokasi kajian memberikan gambaran mengenai keragaman pengalaman negara-negara Asia Tenggara dalam mengelola hubungan antara agama dan politik.

Penerbitan buku ini juga melanjutkan perhatian PRW BRIN terhadap kajian Asia Tenggara. Pusat Riset Kewilayahan telah menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu fokus penelitian sejak 2001.

BRIN kemudian memperluas kerja sama akademik melalui berbagai program internasional, salah satunya Visiting Fellowship yang berlangsung sejak 2022. Program tersebut turut melahirkan kolaborasi yang menghasilkan buku Islam, Conflict, and Political Transformation in Southeast Asia.

Nuril menilai publikasi bersama peneliti dari berbagai institusi menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya relevan bagi dunia akademik, tetapi juga dapat menjadi rujukan dalam memahami persoalan sosial-politik.

“Kami berharap buku ini dapat memberikan referensi baru bagi akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, maupun masyarakat yang ingin memahami bagaimana agama, konflik, dan demokrasi saling berinteraksi di kawasan ini. Lebih dari itu, buku ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara peneliti Indonesia dan mitra internasional mampu menghasilkan karya ilmiah yang diakui oleh penerbit bereputasi global,” ujarnya.

Seminar peluncuran buku tersebut menghadirkan sejumlah akademisi, intelektual, dan peneliti dari dalam maupun luar negeri. Ketua Umum PBNU K.H. Dr. Yahya Cholil Staquf, intelektual Muslim senior Fachry Ali, Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah, M.A., Dr. Irine Hiraswari Gayatri, M.A., serta James Hoesterey, Ph.D. dari Emory University dijadwalkan menjadi pembicara.

Dr. Ahmad Suaedy dari UNUSIA Jakarta dan Peneliti Senior PRW BRIN Dr. Ahmad Helmy Fuady, M.A., juga turut terlibat dalam forum tersebut.

Melalui peluncuran buku dan seminar ini, BRIN mendorong hasil penelitian tentang Asia Tenggara agar menjangkau pembaca yang lebih luas. Lembaga tersebut juga menargetkan penguatan jejaring riset internasional serta pemanfaatan temuan ilmiah sebagai dasar dalam memahami dan merespons perubahan sosial-politik di kawasan.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id