Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
31 Juli 2026 | 15:29 WIB
Nasional

Ini Sederet Agenda Besar HUT Ke-81 RI, dari Dzikir Kebangsaan hingga Pesta Rakyat

HUT 81 RI
Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. {Foto: BPMI Setpres}

 

JAKARTA (Surau.ID) — Pemerintah resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan pembuka diawali dengan Dzikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebelum berlanjut ke sejumlah agenda kenegaraan hingga puncak peringatan pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengajak masyarakat ikut meramaikan agenda pembuka tersebut sebagai momentum untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Kami juga mengajak sekali lagi untuk hadir besok malam, sore sampai malam, kegiatan pertama di bulan Agustus, yakni Dzikir dan Doa Kebangsaan, supaya kita bisa kumpul di sana untuk berpikir, bersolawat, istighasah bersama para ulama dan habaib,” kata Juri dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Rangkaian HUT ke-81 RI tahun ini mencakup kegiatan keagamaan, agenda kenegaraan, penghormatan kepada pahlawan, upacara kemerdekaan, pesta rakyat, hingga kegiatan olahraga yang akan menutup seluruh rangkaian peringatan.

Dzikir Kebangsaan Buka Bulan Kemerdekaan

Pemerintah membuka Bulan Kemerdekaan dengan menggelar Dzikir dan Doa Kebangsaan di Monas. Panitia menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf untuk memimpin salawat kebangsaan bersama ribuan masyarakat.

Selain dihadiri oleh pejabat negara, kegiatan ini juga melibatkan tokoh agama dan jamaah lintas agama sebagai simbol kerukunan dan persatuan bangsa. Pemerintah juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas selama acara berlangsung.

Setelah pembukaan, Presiden RI akan menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada individu maupun lembaga yang dinilai berjasa bagi bangsa dan negara. Hingga kini, pemerintah masih mematangkan jadwal pelaksanaannya.

Juri menjelaskan bahwa proses seleksi penerima penghargaan dilakukan secara ketat.

“Para calon berasal dari berbagai latar belakang seperti akademisi, tokoh agama, seniman, birokrat, dan militer, serta tokoh-tokoh lainnya yang diseleksi secara ketat dan transparan oleh Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan,” ujar Juri.

Selanjutnya, pada 14 Agustus 2026, Presiden dijadwalkan menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD. Pada hari yang sama, Presiden juga akan menyampaikan Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Sidang Paripurna DPR.

Sekretariat Jenderal MPR, DPR, dan DPD bersama Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, serta Bappenas mengoordinasikan agenda kenegaraan tersebut.

Ziarah Nasional dan Pesta Rakyat Sambut Hari Kemerdekaan

Menjelang puncak peringatan kemerdekaan, pemerintah menggelar Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/8/2026).

Melalui kegiatan itu, pemerintah bersama masyarakat memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah menjadwalkan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan dan Upacara Penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka. Presiden akan bertindak sebagai inspektur upacara.

Juri mengatakan pemerintah menargetkan ribuan peserta menghadiri upacara tersebut. Masyarakat umum dapat mengikuti upacara melalui mekanisme war ticket, termasuk para pemenang sayembara desain logo HUT ke-81 RI.

“Kami harapkan kegiatan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka pada tanggal 17 ini akan dihadiri oleh setidaknya 8.100 orang,” kata Juri.

Pada hari yang sama, pemerintah juga menggelar Pesta Rakyat di kawasan Monas. Beragam kegiatan disiapkan, mulai dari perlombaan khas 17 Agustus, wahana permainan anak, panggung hiburan, bazar UMKM, pasar rakyat, pertunjukan drone show, video mapping, hingga pesta kembang api. Panitia juga menyediakan makanan gratis bagi masyarakat yang hadir.

Merdeka Run Tutup Rangkaian Bulan Kemerdekaan

Pemerintah akan menutup seluruh rangkaian HUT ke-81 RI melalui Merdeka Run yang mengambil titik start di depan Istana Merdeka. Panitia membuka tiga kategori lomba, yakni 5 kilometer, 8 kilometer, dan 10 kilometer.

Seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini tanpa biaya pendaftaran. Panitia menyiapkan medali, jersey, serta race pack eksklusif dan menargetkan partisipasi sebanyak 8.100 pelari.

Juri menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya berlangsung di Jakarta. Pemerintah juga mengajak pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD menyelenggarakan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan di wilayah masing-masing.

Menutup keterangannya, Juri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila rangkaian kegiatan menyebabkan kepadatan lalu lintas atau mengganggu aktivitas sehari-hari.

“Kami mohon maaf dan semata-mata untuk meriahkan peringatan HUT RI, mensyukuri kemerdekaan, dan membangun semangat kembali,” kata Juri.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id