Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
26 Agustus 2026 | 20:09 WIB
Daerah

Isu Pengondisian hingga Penculikan Ketua PCNU Warnai Menjelang Muktamar ke-35 NU

77ca378c b150 4038 8970 09fb2a074902

 

JOMBANG (Surau.ID) — Menjelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, rumor mengenai dugaan pengondisian hingga penculikan sejumlah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) ramai beredar di media sosial. 

Isu tersebut mencuat melalui tangkapan layar yang menarasikan bahwa beberapa pimpinan cabang dikumpulkan untuk menerima arahan khusus dan sempat sulit dihubungi.

Menanggapi kabar liar tersebut, Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menilai riak-riak semacam itu merupakan hal lumrah dalam ajang lima tahunan NU.

“Biasa-biasa saja, enggak ada yang istimewa. Setiap Muktamar juga ada isu-isu seperti itu,” kata Gus Ipul di Jombang, Jawa Timur, Selasa (25/8/2026).

Gus Ipul tidak membenarkan secara tegas maupun membantah secara mutlak seluruh informasi yang beredar. 

Menurutnya, kebenaran dari kabar tersebut masih relatif.

“Ya itu bisa benar, bisa tidak benar,” lanjutnya.

Sekretaris Jenderal PBNU ini menekankan agar publik menaruh kepercayaan penuh kepada para peserta Muktamar. 

Ia meyakini para pengurus cabang memiliki kedewasaan dan pengalaman yang matang dalam menyikapi berbagai manuver politik organisasi.

“Percayalah bahwa peserta Muktamar ini adalah pengurus-pengurus yang terlatih, pengurus yang paham, pengurus yang bisa memilah dan memilih mana yang benar mana yang enggak benar. Percayakan saja sama beliau,” jelasnya.

Gus Ipul menepis kekhawatiran publik terkait adanya tekanan dari pihak luar. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dan mekanisme Muktamar ke-35 NU akan berjalan independen sesuai aturan main organisasi.

“Tidak ada, saya pastikan tidak ada intervensi. Saya pastikan tidak ada intervensi,” tegasnya.

Besarnya sorotan publik terhadap Muktamar NU dianggap sebagai hal yang wajar mengingat basis massa dan peran strategis organisasi ini. Meski tensi menjelang Muktamar kerap memanas, Gus Ipul optimistis warga Nahdliyin selalu memiliki jalan keluar terbaik.

“Tapi kita tahu NU ini adalah besar dan tentu banyak yang ingin terlibat, ingin berkontribusi. Tapi kita juga tahu bahwa NU selalu bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik,” tuturnya.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id