Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
02 Agustus 2026 | 20:58 WIB
Daerah

Ketua APTMA Ajak Pengusaha Lokal Serap Hasil Panen Tembakau Madura demi Sejahterakan Petani

D44aee10 637d 4983 8aee 7c8dc4389abc
Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Tembakau Madura (APTMA), Holili.

 

PEMAKASAN, (Surau.ID) – Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Tembakau Madura (APTMA), Holili, mengajak seluruh pengusaha lokal di Pulau Madura untuk memprioritaskan penyerapan hasil panen tembakau petani pada musim panen tahun ini. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata terhadap petani sekaligus ikhtiar memperkuat perekonomian daerah berbasis komoditas unggulan Madura.

Holili menegaskan, tembakau bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan keluarga petani di Madura. Karena itu, seluruh pelaku usaha di sektor pertembakauan diharapkan turut mengambil bagian dalam memastikan hasil panen petani terserap dengan baik.

“Musim panen adalah momen yang paling ditunggu petani setelah berbulan-bulan merawat tanamannya. Karena itu, kami mengajak seluruh pengusaha lokal untuk hadir memberikan kepastian pasar dengan menyerap hasil panen tembakau petani Madura. Ini bukan sekadar urusan bisnis, tetapi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujar Holili dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, keterlibatan aktif pengusaha lokal akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga di tingkat petani. Selain itu, perputaran ekonomi akan tetap berada di Madura sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.

“Jika pengusaha Madura membeli hasil panen petani Madura, maka nilai tambahnya akan kembali ke daerah kita sendiri. Petani mendapatkan harga yang lebih baik, pelaku usaha memperoleh bahan baku berkualitas, dan roda ekonomi daerah terus bergerak. Inilah semangat kolaborasi yang ingin kami bangun melalui APTMA,” katanya.

Holili menambahkan, tembakau Madura telah lama dikenal memiliki kualitas dan karakteristik yang menjadi salah satu andalan industri hasil tembakau di Indonesia. Oleh sebab itu, ia berharap pengusaha lokal dapat mengedepankan kemitraan yang sehat dengan petani melalui transaksi yang adil, transparan, dan saling menguntungkan.

“Kami ingin membangun hubungan jangka panjang antara petani dan pengusaha. Jangan sampai petani hanya dicari ketika kualitas tembakau sedang bagus, tetapi ditinggalkan saat menghadapi kesulitan. Industri tembakau yang kuat hanya bisa terwujud apabila petani juga merasakan kesejahteraan,” tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan tata niaga tembakau yang sehat dan berkeadilan.

“APTMA berkomitmen menjadi jembatan antara petani dan pelaku usaha agar tercipta ekosistem pertembakauan yang saling menguatkan. Kami percaya, ketika petani sejahtera, maka industri tembakau Madura akan semakin maju, berdaya saing, dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah,” pungkas Holili.

Penulis: Agus Sholeh
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id