Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
23 Juli 2026 | 18:40 WIB
Nasional

Mendes Yandri Perkuat Komitmen Desa Bersinar pada Peringatan HANI 2026, BNN Musnahkan 3,37 Ton Narkoba

Mendes Yandri Susanto
Mendes PDT Yandri Susanto saat menghadiri program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026). {Foto: Kemendes}

 

Bogor (Surau.ID) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Kehadiran Mendes Yandri menjadi bagian dari sinergi Kementerian Desa PDT bersama BNN untuk memperluas implementasi Desa Bersinar di berbagai daerah. Program tersebut bertujuan membangun desa dan kelurahan yang bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran narkotika melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.

Menurut Yandri, desa memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Indonesia karena menjadi tempat tinggal sebagian besar penduduk. Karena itu, upaya melindungi masyarakat desa dari ancaman narkoba harus melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Masa depan negeri ini tergantung pada kita semua, bukan pada Bapak Presiden, bukan juga para menterinya, bukan pada gubernur, bupati, dan lain sebagainya. Tetapi tergantung kita semua. Maka pesan Bapak Presiden Prabowo adalah kerja sama karena kita bukan superman tapi super tim,” tegas Mendes Yandri di berbagai kesempatan.

Desa Bersinar Perkuat Pencegahan Narkoba

Kemendes PDT bersama BNN terus mengembangkan program Desa Bersinar sebagai gerakan gotong royong untuk menciptakan lingkungan desa yang terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Pemerintah telah meluncurkan program tersebut di berbagai provinsi dengan melibatkan pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat sebagai ujung tombak pencegahan.

Selain memperkuat edukasi, pemerintah juga menyediakan berbagai kanal pelaporan dan pengawasan guna memudahkan masyarakat melaporkan dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.

Dalam rangkaian peringatan HANI 2026, Mendes Yandri bersama Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau BNN Expo sekaligus menyaksikan pemusnahan barang bukti narkotika seberat 3,37 ton hasil pengungkapan berbagai kasus di Indonesia.

BNN memusnahkan 8.872,08 gram sabu, sementara 90,24 gram disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium. Petugas juga memusnahkan 2.996 gram hasis dari total barang bukti 3.006 gram, sedangkan 10 gram lainnya digunakan sebagai sampel laboratorium.

Selain itu, BNN memusnahkan 3.087.685,2 gram bunga ganja asal Thailand dan menyisihkan 9.396 gram untuk pengujian laboratorium. Dalam kesempatan yang sama, petugas turut memusnahkan cairan prekursor yang menjadi bahan baku pembuatan narkotika.

Pemerintah menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan kementerian terkait. Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id